Senin, 26 November 2012

What a wonderful days…

Sabtu-Minggu kemarin adalah hari yang luar biasa, menyiratkan banyak makna. Lepas dari rutinitas kantor di sabtu sore, langsung bergegas menuju masjid sunda kelapa. Mengikuti majelis ilmu yang diadakan oleh RISKA (remaja masjid sunda kelapa). Mengangkat tema “inspirator” menghadirkan dr. Jose Rizal (MER-C) dan Oki Setiana Dewi (Artis/Penulis) serta di moderatori oleh Aa Molan (Mustang radio). Benar-benar menginspirasi, pengalaman yang dibagi oleh dokter Jose yang terbiasa praktek di daerah konflik seperti di Ambon dan Gaza sangat luar biasa. Saat ini MER-C tengah membuat rumah sakit di Gaza yang dananya didapatkan dari sumbangan rakyat Indonesia. Meski resiko kegiatan beliau taruhannya nyawa, menurutnya semua itu bisa dilakukan jika kita memiliki keikhlasan dan kesabaran, pesan beliau jadilah orang bermanfaat bagi sesamamu.
Begitupula dengan Oki, bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini membagi pengalamannya menjadi muslimah yang istiqomah dengan hijabnya, menurutnya jika apa yang kita lakukan tujuannya Allah maka segala sesuatunya akan terasa mudah. Meski berada di dunia entertain yang kata orang glamour, namun semua itu baginya adalah kesempatan untuk belajar menjadi lebih baik. Pesannya pun sama dengan dokter Jose, Oki mengajak untuk menjadi orang bermanfaat apapun profesi kita, terutama bagi para pemuda karena nanti Allah akan menanyakan untuk apa masa mudamu kamu habiskan?.

Acara yang di pandu Aa’ Molan ini juga terasa hidup dengan pembawaannya yang kocak yang sesekali membuat semua hadirin tertawa. Acara sesi pertama yang dimulai ba’da isya ini berakhir sekitar pukul 22.30 dan dilanjutkan dengan break sejenak hingga pukul 22.45, dan kemudian dilanjutkan dengan sesi kedua yang diisi oleh Ustadz Bendry yang membahas tentang ‘inspirator dalam Islam’. Acara yang masih di pandu Aa’ Molan ini juga berlangsung sangat menarik, sang ustadz menyampaikan materi dengan sangat gamblang mengenai insipartor yang ada di zaman para Nabi termasuk Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Banyak sekali inspirator yang lahir dikalangan kaum muslimin, sebut saja Umar bin Khattab, Abdurrahman bin Auf, Muhammad Al-Fatih dan lain-lain. Dengan segala keutamaan yang mereka miliki dan tentu saja dapat kita jadikan suri tauladan. Karena di tengah krisis identitas yang dialami oleh kaum remaja kita saat ini, yang menghabiskan masa remajanya ditengah hedonisme dunia, lihat saja boyband dan girlband yang menjamur bak di musim penghujan, krisis moral sebagian artis Indonesia dengan kasus asusila yang seakan ‘dibiarkan’ saja dengan masih saja mengelu-elukannya, belum lagi generasi alay dan unyu-unyu, serta masih banyak lagi fenomena modernisme yang terjadi saat ini.

Acara kemarin seakan me-recharge kembali iman didada, semoga ianya membekas di hati ini dan melahirkan akhlakul karimah. Sesi kedua ini pun berakhir sekitar pukul 12 malam, dan dilanjutkan dengan istirahat untuk kembali bangun lagi pada pukul 02.30 dini hari, melaksanakan qiyamul lail serta sholat subuh. Usai sholat subuh acara pun berakhir dan semua peserta pun kembali kerutinitas masing-masing. Termasuk aku dan salahs eorang teman yang juga pergi bersamaku pada hari itu. Kami memutuskan untuk sarapan dulu di depan masjid sunda kelapa, kebenaran hari itu adalah hari ahad dan biasanya masjid mengadakan ta’lim yang juga diramaikan dengan bazaar di halaman masjid. Setelah itu kami pun bergegas untuk kembali melakukan petualangan, karena hari ahad aku harus kerja, aku pun memutuskan untuk langsung kembali ke kantor setelah mengikuti acara tersebut. Namun, karena masih ada waktu tersisa sebelum jam kantor kami pun memutuskan untuk jalan kaki sambil olah raga pagi dan menikmati pemandangan alam. Dari masjid sunda kelapa kami menuju taman suropati yang lokasinya memang cukup dekat dari masjid, dari sana kami pun melanjutkan perjalanan ke taman menteng, eh…di tengah perjalanan kami melewati SDN 01 Menteng yang konon katanya tempat presiden Amerika Barack Obama pernah menimba ilmu, jadilah kami menyempatkan diri untuk narsis dulu di sana, hehe….. Setelah itu kami pun melanjutkan perjalanan ke taman menteng, kemudian menuju bunderan HI. Di sana sudah banyak masyarakat yang berolah raga, bersepeda dan berbagai macam aktifitas lain. Maklumlah….karena khusus hari ahad memang ada car free day, kami pun tak lupa untuk narsis dulu di sana karena jam sudah menunjukkan pukul 07.30 kami pun bergegas untuk segera pulang, niatnya sih mau jalan kaki sampai kantor tapi ternyata lumayan juga yah….jadilah kami naik kendaraan umum saja.


Aku pun menjalani rutinitas kantor seperti biasa. Jika hari ahad jam kantor dimulai pukul 09.00-17.00 WIB. Kebetulan lokasi kantorku berdekatan dengan plaza Atrium Senen, dan hari ahad ini ada acara anniversary Plaza Atrium yang ke 20 tahun dan menghadirkan bintang tamu artis terkenal Syahrini. Wah…aku pun jadi penasaran dengan artis fenomenal yang satu ini, karena selalu hadir dengan ciri khasnya yang juga selalu booming di masyarakat. Karena jam pulang kantor memang agak sore dan aku malas menghadapi kemacetan yang semakin parah melanda Jakarta belakangan ini, aku pun memutuskan untuk refreshing dulu di plaza Atrium sambil menunggu waktu maghrib. Karena jika aku pulang pada jam segitu, pastinya akan maghrib di jalan.

Usai shalat maghrib aku langsung bergegas menuju panggung perayaan ulang tahun Atrium, disana sudah banyak orang pastinya, dan aku sendirian saja loh….karena teman yang aku ajak tidak memberi kabar, tapi tak apalah no problemo aku hanya ingin mengobati rasa penasaranku saja. Setelah menunggu beberapa saat acara dibuka dan berlangsung cukup meriah, di tengah-tengah acara yang semakin dipenuhi oleh banyak pengunjung, ada segerombolan bocah yang mengambil posisi didekatku. Mereka berjumlah 5 orang, salah satunya bocah laki-laki. Aku pun berusaha menyapa mereka dengan beberapa pertanyaan mengenai latar belakang mereka. Mereka ini tinggal tidak jauh dari Atrium, yakni di keramat pulo dan bela-belain untuk datang menonton Syahrini. Aku pun akhirnya berkenalan, nama bocah-bocah ini adalah Ana, Kafi, Sandra, May dan Nova. Mereka masih duduk dibangku sekolah SD dan SMP. Tiba-tiba saja aku merasa nyaman ngobrol dengan mereka. Di saat orang tua lain melarang anaknya untuk keluar rumah, apalagi malam-malam begini namun ke 5 bocah ini malah berkeliaran. Mereka anak-anak yang ceria dan kelihatan tanpa beban. Orang tua mereka ada yang menjadi tukang ojek, tukang becak, pengamen dan ada juga yang tidak bekerja. Ternyata aku masih lebih beruntung, meski begitu mereka tetap sekolah dan ini membuatku kagum. Aku pun berusaha menyemangati mereka jangan sampai meninggalkan bangku sekolah, saat aku tanya mengenai cita-cita, mereka ada yang ingin menjadi dokter, tentara dan guru. Hmm…anak-anak yang pintar dan baik. 

Tak lama, sang artis pun muncul di panggung utama membawakan lagu dan menyapa para hadirin yang disambut dengan antusias termasuk bocah-bocah ini, sambil sesekali berteriak-teriak. Mereka terlihat sangat senang sekali, begitu polosnya mereka membuat pikiranku pun menerawang jauh memaknai kehidupan. Melihat mereka bahagia aku pun merasa bahagia, dan aku ingin sekali menambah kebahagiaan mereka malam ini. Tapi apa yah…..?! Karena sudah lumayan malam, dan cukup rasanya melihat Syahrini aku pun memutuskan untuk pulang meski acara belum selesai, mereka juga ingin ikut bersamaku dan aku pun memutuskan untuk mengajak mereka membeli ice cream.

Malam ini aku mendapat teman baru, bocah-bocah kecil ini mengajaranku bahwa Kebahagiaan itu sederhana yah…saat kita bisa membuat orang lain tersenyum dan senang dengan keberadaan kita, dan kita pun dengan senang hati memberi kepada orang yang ada di dekat kita. Terima kasih yah bocah-bocah cilik….semoga kalian menjadi orang-orang yang sukses kelak…Aamiin

26 November 2012/12 Muharram 1434H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar